Syukur

Posted on September 30, 2008 by cindypermanagado2.
Categories: curhat pendek.

Tuhan, makasih banget untuk segala sesuatunya…

Mungkin, ada saatnya gw ga ngerti dan bertanya-tanya tentang segala kejadian dan peristiwa yang gw alami.

Tapi, gw seneng banget, kalo gw boleh jalanin hidup ini

Kalo gw dikasih kesempatan untuk mengubah sesuatu dalam hidup gw atau mengulang hidup

Gw ngerasa….ga ada jalan hidup gw yang pengen gw ubah

Every moment…semuanya ketika gw melihat lagi satu per satu

Semua ada hikmahnya dan membawa gw pada suatu kebahagiaan

emang ga semuanya menyenangkan

Tapi, saat gw melihat ke belakang dan melihat apa yang gw alami sekarang

Hal menyakitkan pun ternyata adalah sesuatu yang indah pada akhirnya

Makasih banget Tuhan, untuk hidup ini

Thanks, Kau masih mempercayakan hidup ini untuk aku jalani

Semoga di awal bulan ini, aku bisa menjadi orang yang lebih baik lagi sehingga melalui diriku, orang lain dapat melihat cinta Mu…Amin.

Pelayanan?

Posted on September 28, 2008 by cindypermanagado2.
Categories: PAJ, my reflection/ opinion.

Pelayanan?

sering gw bertanya, apa sih yang gw lakuin? ketika gw ngerasa lelah, marah, kesal, dan kecewa saat gw melakukan apa yang disebut dengan “pelayanan”.

Untuk siapa sih, gw melayani?

Ada saat2 gw ngerasa kecewa, sedih, marah, dan kesal….ketika gw lelah dan rasanya muak dengan segala macam hal yang menurut gw cuma topeng. Ketika gw ngerasa “gw udah coba kasih yang terbaik, tapi kok ga ada puasnya, sihh??” Kadang gw BT juga dan jadi sensi ketika penilaian diberikan seenaknya dan tuntutan melebihi kapasitas gw. “Bodo amat, emang gw pikirin. gw ga mau peduli lagi.gw cape dan gw juga butuh waktu buat diri gw sendiri. emang gw super woman apa?? ga butuh istirahat?? ga butuh dipahami?” yah, jujur aja pikiran2 dan perasaan2 kaya gitu pasti pernah muncul.Apalagi, ketika  pelayanan dikaitkan dengan jabatan dan segala macam hal…yang mungkin menurut orang lain adalah suatu fasilitas tanpa mengetahui tanggung jawab sebesar apa yang dituntut di dalamnya. Terkadang, hal semacam itu saat gw sensi dan lelah, bisa membuat gw ingin…yah…”Coba kalo lo yang jadi gw!”

Tapi, seiring berjalannya waktu….

Gw mencoba merefleksikan, kenapa gw harus marah? kenapa gw harus BT dan kesel? Kenapa gw harus kecewa??

Emang, gw melakukan itu untuk siapa??

Mungkin, gw kecewa karena ga dipahami, mungkin juga karena merasa segala usaha gw kurang dihargai.BUT, gw mikir…emang buat siapa, ya, itu semua?

Kalo emang buat Tuhan, kenapa gw kecewa? kenapa gw marah dan kesel?

Dia ga pernah mengecewakan gw, Dia ga pernah menyakiti hati gw…

SO??

Mungkin tanpa disadari, gw melakukan itu masih dengan ego gw…untuk kepuasan batin gw, mungkin??

Tapi, thanks, God. Justru dengan rasa kecewa, marah, dan kesal itulah….ada suatu proses dan refleksi yang gw jalani. Ketika motivasi gw dimurnikan lagi dan ketika di saat2 seperti itulah Engkau sendiri menunjukkan mana orang2 yang memang merupakan sahabat2 sejati gw.

Makasih juga, gw berkali-kali diajarkan bahwa melayani dengan hati -sama seperti cinta- membutuhkan anugerah kekuatan yang ga bisa diandalkan dengan kekuatan seorang manusia. Sebuah pohon yang diterpa angin kencang…butuh akar yang kokoh, yang berada di dalam tanah. Sebuah akar yang berasal dari hati, di mana Ia tinggal.

Ya, walaupun perasaan itu nggak mungkin dihindari selama proses, tapi gimana caranya gw mengatasi itu sehingga ketika gw berkata “ya” untuk sebuah pelayanan, gw mengerti tanggung jawab dan makna di dalamnya. Di mana gw tetap berkata “ya” walaupun itu sakit.  Karena apa? Karena sadar, bahwa ketika gw berkata “ya” untuk sebuah pelayanan, gw melakukan itu bukan untuk sebuah pujian dan penghargaan dari manusia…tapi sebagai rasa syukur dan terima kasih untuk segala kebaikan yang gw terima dalam hidup gw.Pelayanan yang dilakukan dengan hati yang gembira walaupun itu berat dan tidak mudah.

Makasih, Tuhan, untuk segala proses dan perasaan, pikiran, kejadian yang gw alami. Thanks untuk semua orang…yang masing2 memiliki peran untuk membentuk hidup gw dan membuat gw belajar lagi..

Karena: bukan “jadilah menurut kehendakku” melainkan “jadilah menurut kehendakMu”…karena itulah…aku ada. Thanks, God.Thanks, Bunda.

*maaf, ya, kalo gw ngomong blak2an…hahaha. moga2 ga da yang tersinggung.n maap kalo gw ada salah ngomong, namanya juga blog, atas nama pribadi dan ungkapan hati pribadi juga. hehehehe. muaaah!”

Persahabatan

Posted on September 20, 2008 by cindypermanagado2.
Categories: my reflection/ opinion.

Sahabat..Denger kata ini gw teringat sama sahabat gw…Gw kangen sama dia. Hmm…Sahabat. Zaman sekarang susah cari yang namanya bener2 sahabat. ORang yang bener2 bisa ngerti kita, orang yang dengan dia kita bisa jadi diri kita sendiri, jujur, dan bisa saling belajar dan menerima apa adanya. Biasanya, yang ada malah keegoisan, prasangka buruk, munafik…Tapi, gw bersyukur, gw masih bisa ketemu sama orang2 yang bener2 bisa gw sebut sebagai sahabat.

Kadang persahabatan itu diwarnai pertengkaran juga…Tapi entah kenapa walau jarak jauh dan waktu pun sedikit tapi begitu ngobrol langsung nyambung lagi. MUngkin, masing2 sudah berubah setelah waktu yang udah berjalan…Tapi, kita tetap bisa saling memahami, ya memang itulah lo sekarang….

Dini hari gini…sambil denger lagu2 dari youtube…Gw ga ngerti apa yang gw rasain. Antara rasanya sepi…sedih, ga tau kenapa. Kadang gw berpikir dan merasakan, semakin dewasa gw, semakin banyak tuntutan dari lingkungan. Keluarga, kuliah, kerja, dan lainnya. Kadang gw ingin memejamkan mata dan yah…memang itu semua butuh perjuangan. Gw bersyukur Dia kasih gw kesempatan untuk merasakan itu semua karena dari pengalaman hidup itulah diri gw dibentuk…

Tapi, di saat2 gw atau dia ga ngerti gimana harus mengungkapkan itu semua, di saat2 itu, sahabat ada. Dan, tanpa harus mengucapkan banyak kata pun, bisa saling merasakan dan memahami.

Makasih banget, Tuhan…Only that words…I can say. Oahemm…gw ngantuk.

Stel, gw tau lu berat banget di sana…Moga2 keceriaan bisa tetap ada di hati lu, ya! Wyth, lu juga harus tetep smangat! Moga2 lu bisa semakin dewasa dan nemu yang lebih baik lagi. Gila, gw bener2 ketemu dengan orang2 yang sangat kuat dan tegar dalam jalanin hidup. Salut! Kalian ga pernah nyerah…seberat apa pun itu. Walau banyak air mata dan kelelahan yang uda ga bisa dikatakan…SMANGAT! Gw yakin, itu semua ga akan sia2….

Dan sahabat2 gw yang lain..Sahabat2 gw di PAJ…Gw beruntung bangt di dunia kampus yang padet kuliah, gw masih bisa nemuin sahabat di sana. Memang, kadang butuh proses panjang untuk saling memahami. Kadang tawa dan kadang juga tangisan. Hahaha…..Tapi, itu semua indah dan gw banyak belajar dari semuanya

Thanks, God. Sekali lagi, gw bersyukur bgt untuk sahabat2 gw…Love you all.

LOVE must be though

Posted on September 17, 2008 by cindypermanagado2.
Categories: my reflection/ opinion.

gile! udah dini hari, nih, ternyata…n gw masih cari artikel ga jelas n tadi abis ym sama sahabat gw. kangen banget! tadi baru buka2 testi dari temen2 gw juga. wah, dah lama banget ya rasanya. gw kangen sama smuanya

Anehnya, ga ngantuk sama sekali!

Gw lagi kepikiran satu kata yang menurut gw oke banget. Love must be though…Tadi gw kuliah kesehatan mental n dosen gw sempet mencetuskan kata2 itu. Dalem banget artinya buat gw n i like that words!

Hmmm…bener, ya…sering saat kita tertarik, lalu jatuh cinta pada seseorang, yang ada hanya rasa senang, deg2an, grogi, yah..bahagia deh! Kadang ga kebayang kalo realitasnya ga ampe segitunya.

Saat dua pribadi yang berbeda ketemu jadi satu, sulit banget untuk ngalahin ego kita dan bisa menerima dia. Mungkin, dalam kata2 mudah. Tapi, kenyataannya…butuh proses dan perjuangan yang ga mudah.gw maksudnya begini dia tafsirinnya begitu, ya proses itu ada.

Ada kalanya, hati kita begitu sakit. Ada saatnya, ketika kita perlu berkata “nggak” walaupun kata “ya” akan jauh lebih menyenangkan. Ada kalanya, ketika kita menyanyangi orang yang tidak disetujui oleh lingkungan…dan itu semua butuh hati yang kuat. Butuh hati yang mampu menahan rasa sakit, butuh hati yang tahan godaan dan berani memperjuangkan sesuatu yang memang patut diperjuangkan.

Ada kalanya, kita merasa sudah memberi begitu banyak dan menerima yang sebaliknya. Yah, gw rasa…saat itu ketulusan kita diuji. Emang ga baik, memberi tanpa menerima yang seimbang. Emang sakit…Tapi, sebuah emas memang dimurnikan dalam perapian panas dan bukan ruangan yang sejuk…dan saat itu kita mengerti, makna sebuah pilihan dan memaafkan. Pilihan untuk menentukan sikap yang tegas. PIlihan untuk meyakini bahwa diri kita berharga. Pilihan untuk membebaskan diri dari cinta yang mengikat dan berpikir kembali…benarkah, dia? Dan, di sisi lain, ketulusan untuk memaafkan…dan menerima bahwa itulah resiko menyanyangi.

Kita dapat memberi tapi, bukan hak kita untuk menuntut balasan. BUT, kita memiliki pilihan bebas untuk: stop atau lanjut. Karena rasa sayang itu membutuhkan kata SALING. Tidak memanipulasi dan tidak egois. Jika tidak “SALING” dan itu bukan dari hati, untuk apa dilanjutkan??

Mungkin, ketika kita mengetahui bahwa orang yang kita sayang bukan orang yang tepat, awalnya memang sakit. Tapi, lama-kelamaan…belajar dari pengalaman itu, kita dapat mengetahui mana kunci yang cocok untuk membuka pintu hati kita….(hahaha)

Yah, love must be though. CInta ga sekedar rasa bahagia dan menyenangkan. Benar, itu bagian dari cinta dan sayang. Tapi, cinta itu ga rapuh. Ia kuat, ia tegas, dan ia mampu menahan beban dan menjadikannya tantangan jika memang seseorang yang ada dalam hatinya itu patut untuk diperjuangkan.

hahaha…puitis banget, ya. Ya, gw seneng sih, dengan berefleksi, gw mencoba belajar mengungkapkan dan jujur pada diri sendiri. (^_^) bcoz nobody’s perfect, include me. hehehe…dah dulu ah. dah kelamaan…masih mau lanjut bikin tugas.

SMANGAT! gbu